Hai sunyi
Kita sering sekali bersua
Kala lenggang maupun ramai
Agaknya ada segaris benang merah di antara kita
Belakangan ini kau tak henti menghalau hatiku
Langkah besar apa yang telah kau ambil, wahai sunyi?
Rasa ingin tahu mengusikku
Apa yang kau perbuat dengan jiwa ini?
Dirimu tak lagi memberi arti bagiku
Aku tak menemukan makna baru
Tak merengkuh jiwa baru
Tak memeluk kebebasan baru
Tak merefresh mimpi lalu
Dan tak menyentuh semangat hidup
Sepertinya hari-hariku semakin muram dengan hadirmu
Apa yang salah wahai sunyi?
Apa yang membuat kebersamaan kita jadi berbeda?
Kaulah angin yang selalu mengitari kemanapun aku pergi
Kehadiranmu mengusir kesendirianku
Kau membuatku kuat
Kau menuntunku pada pijakanku
Kau membuatku menemukan mimpiku
Namun kau tidaklah seperti dahulu
Ataukah aku yang telah berubah?
Wahai Sunyi
Ceritakan padaku agar aku memahami
Sebanyak apa spektrum bias warna yang telah berpendar di
bumi
Seindah apa bunyi gemiricik air dari air yang mengalir
Sekemilau apa embun yang menetes dr daun satu ke daun yang
lain
Sejumlah apa gelak tawa yang menghangatkan hati
Selincah apa tarian rindu yang berterbangan di langit
Berkisahlah denganku
Hingga aku hidup
Agar aku benar-benar hidup
Dan tak ada lagi batas antara kau dan aku
Namun kau tetap membisu
Bagaikan ruang hampa udara
Kau menciptakan sunyi dalam nuansa kesunyianmu
Aku tak menemukan apapun
Dan kau tak bercerita apapun
Lama skali aku berpikir dalam kesunyianmu
Lalu tiba - tiba aku terhenyak
Tubuhku kaku mematung
Pandanganku hampa
Tak hanya itu
Seluruh tubuh dan jiwaku kosong terasa
Perlahan, Aku sadari sesuatu
Ternyata aku telah menjelma menjadi dirimu!!!
Sunyi yang tercipta dalam kesunyianmu adalah aku !!!
By, Nadine Husein
Tebuireng
08052014


0 komentar:
Posting Komentar